Asyik Bercumbu Dengan Janda Kembang Sampai Di Lepasin Semua

  • 2 min read
  • Oct 16, 2020

Apes asyik kasmaran, pria berinisial HR (41) warga Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Selasa (28/1/2020 ) tengah malam digerebek warga, saat ia bermalam di rumah pacar yang notabene seorang janda beranak 3.

Saat penggerebekan, kedua pasangan di luar nikah tersebut ditemukan sedang berduaan dalam kamar. Seketika, warga geram menyuruhnya kedua keluar.

 

Dengan memakai daster berwarna merah dan rambut acak-acakan, janda beranak 3 itu keluar dari kamar terlebih dahulu sedangkan sang laki laki (Haris) masih beberapa menit kemudian keluar. Keduanya langsung digiring ke ruang tamu.

“Saat ditanya, si pria mengaku sudah bertunangan bahkan dalam waktu dekat yakni pada hari Kamis depan (kurang 2 hari). Dia akan melangsungkan pernikahan, namun tidak bisa menunjukkan izin, pak RT aja (sambil menunjuk ke pak RT) tidak tahu, seharusnya kan izin minimal ke pak RT

 

Tak lama kemudian salah satu warga langsung menarik dan melepas baju wanita tersebut hingga kelihatan akan menagis, Informasi dari warga setempat lanjut Sutrisno, memang janda ini (NK) sering menginapkan laki-laki di rumahnya tanpa status yang kurang jelas, terkadang seminggu 2 X dengan laki-laki berbeda dan semua laki – lakinya membawa mobil.

“Terkadang seminggu 2 X, orang dan mobilnya gonta-ganti. Masuk malam, kadang pulang sampai pagi, terkadang ada juga sopir bus,” kata Sutrisno

Setelah berhasil menggerebek pasangan yang tidak terikat perkawinan tersebut, Sutrisno selaku pemangku wilayah, membuatkan pernyataan disaksikan Babinsa yang isinya tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan tertanda tangani oleh Haris.

“Tadi saya buatkan pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan apabila diulangi (masuk tanpa hubungan yang sah) ke rumah Nanik, maka akan kita tindak secara hukum yang berlaku,” tegas Sutrisno.

Setelah menandatangani pernyataan itu, di hadapan ketua RT/RW, Babinsa dan warga, warga kemudian meminta kepada pria tersebut agar keluar dari rumahnya Nanik dan dikawal belasan Warga.

“Saya berharap, ke depan jangan sampai terulang lagi kejadian seperti ini, saya berterima kasih sama RT/RW dan warga atas kerjasamanya,” harapnya.

Sutrisno menceritakan, sebenarnya dirinya sudah mulai kemarin mendapat laporan dari warga dan pihaknya baru mengajak ketua RT/RW setempat pada malam itu, untuk melakukan penggerebekan di rumah yang terletak di pinggir sawah itu.

“Sebelumnya, warga melapor ke Pak RT, Pak RW baru ke saya dan baru kemarin itu saya tindaklanjuti, laporan warga bahwa sering ada tamu atau seorang laki – laki menginap di rumah orang tanpa izin atau pemberitahuan RT/RW setempat, ” pungkasnya.

 

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *